Jelang Pemilu – Thailand Larang Kampanye Lewat Twitter

Posted on July 1, 2011

0


Warga Thailand terancam dipenjara jika berkampanye melalui situs media sosial seperti Twitter. Lebih dari 100 polisi bakal memonitor situs-situs tersebut untuk memastikan hukum ditegakkan.

Warga dilarang berkomentar mengenai kandidat atau partai saat pemilihan umum yang diharapkan dapat merevitalisasi demokrasi setelah dirundung krisis selama enam tahun. Larangan dimulai pukul 19.00 Sabtu, 2 Juli 2011, sampai Ahad malam ketika hasil pemilihan diketahui.

Tempat pemungutan suara bakal dibuka pukul 08.00 dan ditutup pukul 15.00 pada Ahad, 3 Juli 2011.

“Jika ada kandidat atau pendukung mereka tertangkap berkampanye melalui situs-situs media sosial pada malam sebelum pemilihan 3 Juli, kami akan menindaknya,” ujar Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Thailand, Suthiphon Thaveechaiyagarn.

Warga yang melanggar peraturan tersebut terancam dipenjara enam bulan dan denda 10 ribu baht (Rp 2,7 juta). Sabtu malam ditetapkan sebagai hari tenang dan semua kampanye dilarang.

Larangan tersebut termasuk mengirimkan pesan pendek dan surat elektronik. Penjualan alkohol juga dilarang.

Sumber: Tempointeraktif.com

Posted in: Social Network