Cara Mengetahui Kondisi Baterai Untuk User iPhone dan Android

Posted on February 10, 2015

0


Apalah arti smartphone tanpa sebuah baterai? Itu sama halnya dengan sebuah kereta api tanpa rel, tidak memiliki arti. Baterai memiliki peranan penting bagi sebuah smartphone karena menjadi sumber tenaga untuk menghidupi seluruh komponen dari perangkat komunikasi tersebut.

Sayangnya, sebaik apapun anda memperlakukan smartphone, tidak akan menjamin bahwa kondisi baterai akan terus seperti saat pertama kali anda membelinya. Umurnya akan terus berkurang tergerus waktu, seperti umur manusia, da.n sedikit demi sedikit akan kehilangan kapasitasnya dalam menampung tenaga listrik.

Berikut adalah tips untuk mengetahui kondisi baterai anda, apakah masih bagus, atau sudah saatnya mencari pengganti yang baru.

1. Lakukan Inspeksi Secara Visual

Sebagai publik smartphone, anda tidak harus menjadi seorang ahli listrik untuk mengetahui bahwa baterai anda mulai mengalami masalah karena dalam beberapa kasus bisa dilihat dengan mata telanjang. Bila baterai anda bisa dilepas-pasang (removable), cukup matikan smartphone anda dan lepas baterainya. Coba periksa, apakah baterai tersebut terlihat menggembung, atau terjadi korosi pada metal terminal, atau ada noda hijau atau putih di sekitar batgerai. Itu adalah pertanda bahwa anda harus memberikan sumber tenaga yang baru bagi baterai anda.

Bila anda tidak melihat masalah-masalah di atas, lakukan langkah selanjutnya dengan memeriksa apakah baterai smartphone memiliki bercak yang mencurigakan atau ponsel pintar anda seperti memiliki “punuk”, disarankan supaya anda membawa smartphone ke pusat servis sesuai dengan merk smartphone anda supaya mereka bisa mengganti baterai dengan yang baru.

Jangan gunakan kembali baterai yang kemungkinan sudah bermasalah tersebut kepada smartphone anda. Bisa-bisa, baterai tersebut bocor dan menimbulkan hal-hal yang tidak anda inginkan pada smartphone kesayangan anda.

2. Lakukan Tes Putar

Lakukan spin test, atau tes putar, pada baterai anda. Anggap saja baterai smartphone sebagai gasing dan putarlah pada permukaan yang datar. Baterai tidak seharusnya berputar kencang seperti gasing. Dan bila terjadi, segera gantilah baterai smartphone anda.

Baterai dengan bahan Lithium akan berkurang umurnya bersamaan dengan proses recharge (isi ulang). Cara lain untuk merusak baterai anda adalah dengan tidak menyimpannya dengan baik. Selain itu, suhu panas yang terlalu panas atau dingin juga akan memendekkan umur sebuah baterai. Cara lain adalah dengan menghabiskan seluruh kapasitas baterai dan membiarkannya tanpa recharge dalam waktu yang lama.

Sama seperti manusia, baterai akan “ngambek” dan kehilangan semangat hidup bila tidak anda rawat dengan benar. Benjolan akan muncul secara perlahan dan bertahap. Inilah yang membuat para penggemar smartphone kesulitan untuk memantau kondisi baterai.

3. Telitilah, Apakah Baterai Anda “Ngedrop”

Tidak semua ponsel atau smartphone memiliki baterai yang bisa dideteksi kerusakannya dengan mudah oleh masing-masing pemiliknya. Bila ini terjadi pada perangkat komunikasi genggam anda, maka lakukan diagnosa dengan memperhatikan seberapa cepat baterai anda kehabisan daya. Bila dalam sekali waktu baterai anda langsung “ngedrop”, kehilangan dua hingga tiga persen kapasitasnya, maka anda patut khawatir. Dan bila baterai anda kehabisan daya hanya dalam beberapa jam saja, walaupun jarang digunakan, maka sudah saatnya anda mencari pengganti bagi sumber tenaga smartphone anda.

4. Tips-Tips Lainnya Untuk Mendiagnosa Umur Baterai

Bagi pengguna iPhone, inilah beberapa hal yang harus anda ketahui. iPhone anda akan mencatat berapa kali baterai anda diisi ulang, serta terus memantau kapasitas dari baterai. Tetapi, informasi ini bukan untuk anda, melainkan hanya untuk support staff Apple sehingga anda tidak akan menemukannya pada menu pengaturan iPhone.

Untungnya, ada cara lain, yaitu dengan memiliki iBackupBot, sebuah alat all-in-one untuk mengatur iDevice anda yang tersedia, baik untuk Mac dan PC (unduh disini). Begitu anda menyambungkan iPhone ke komputer yang menjalankan iBackupBot, aplikasi ini akan mendeteksi dan memberikan akses bagi anda untuk mengetahui detil dari informasi “rahasia” yang khusus untuk support staff Apple saja.

Dalam iBackupBot, highlight smartphone anda dalam daftar perangkat dan pilih “More Information”. Disana, anda akan menemukan catatan dari seberapa sering anda menancapkan kabel charger ke iPhone anda, berikut dengan kapasitas aktual dari baterainya. Bila angka dalam FullChargeCapacity jauh lebih rendah dari angka di DesignCapacity, maka ada baiknya anda segera mendapatkan pengganti dari baterai iPhone anda.

Sebagai catatan, baterai Lithium akan kehilangan sekitar 20% dari kapasitasnya setelah 500 kali pengisian ulang.

Bagi pengguna Android, smartphone anda juga menyimpan data tentang sel-sel baterai anda. Untuk mengaksesnya, cobalah memasukkan kode *#*#4636#*#* pada Dialer, yang akan membawa anda pada menu layanan dimana detil tentang kondisi baterai anda diberikan.

Bila kode tersebut tidak berhasil, cobalah mengunduh Battery by MicroPinch (unduh disini). Ini adalah aplikasi untuk memantau umur baterai anda, berikut dengan voltase dan temperaturnya.

(gopego)

Posted in: Uncategorized